Sumber gambar: Tokyo 109
"Oh tidak! Paket itu telah datang!"
Kata saya dalam hati ketika menemukan paket yang sudah tergeletak diatas meja ketika saya pulang atau ketika pengantar paket mengetuk pintu rumah saya. Lagi dan lagi.
Saya
telah dilahirkan oleh seorang wanita pada 21 tahun yang lalu. Hidup dan
dibesarkan oleh wanita lain. Hingga kini, para wanita tersebut telah membuat
saya berutang budi banyak sekali.
Mereka
adalah Ibu, Mama dan Bunda. Ini bukan masalah penyebutan yang berbeda pada satu
orang yang sama tapi ini nyata ada tiga wanita yang paling berjasa dalam hidup
saya. Para guru spiritual. Begitu bahasa bekennya.
Selamat pagi dari sofa sebuah rumah mungil.
Saya ingin menyapa dengan ramah para malaikat yang telah bekerja keras tanpa pamrih untuk mencatat segala dosa maupun kebaikan setiap manusia. Saya ingin tersenyum bagi kalian yang hari ini memiliki kegiatan, semoga hari ini tetap dilimpahi keberkahan. Pagi ini dibuka dengan saya yang bangkit dari tempat tidur lalu melepas koyo-koyo di bahu yang telah menghangatkan tubuh saya semalam. Sebuah buku dan kacamata saya juga masih terg…
Dengan adanya perpisahan, kita dapat lebih
menghargai adanya pertemuan – Unknown
Rasanya,
waktu terkikis begitu cepat, waktu enam bulan saya sudah habis. Tanpa disadari
hari ini merupakan hari terakhir saya bekerja di Bekasi. Ya, Bekasi. Kota yang
dulu tak pernah saya masukkan ke dalam buku hidup saya.
I used to recognize myself
It's funny how reflections change
When we were becoming something else
I think it's time to walk away ---Let It Go by James Bay
Kebahagiaan dalam hidup seperti permen kapas, terlihat indah, lembut dan manis. Lalu waktu adalah angin yang tanpa sadar membuat permen kapas mu makin menipis tanpa kau sadari. Padahal kau baru saja menerima permen kapas itu dari sang pembuat, karena memandangi keindahan permen kapas tersebut terlalu lama angin berhembus dan perlahan menghilangkan permen kapas mu.
Halo Tuhan!
Bolehkah aku sedikit mengungkapkan keluh kesah ku? Tuhan, aku tau Kau adalah Dzat paling pemurah dan penyayang.
Judit Yudi Yunita Yulita
Pernah gak sih lo kena
masalah karena nama lo yang salah didenger orang, salah ditulis hingga membuat
kesalahpahaman terjadi? Gue? Jangan tanya lagi, sering.
Entah kenapa orang-orang
disekeliling gue yang baru pertama denger nama gue pasti salah denger. Entah
jadi Yudi doang, Yunita, Yulita hingga yang paling jauh itu jadi Julia. Damn. Segitu susahnya kah nama gue?
Padahal gue jelas-jelas menyebutkan bahwa nama gue adalah Yudita Herwijayanti.
Yang salah…
Kali ini giliran ayah gue. *sungkem* maap yah, Dita gak durhaka kok.... Suaranya kenceng banget. Kalo lo gak terbiasa sama orang yang suka teriak-teriak, mending jangan nginep di rumah gue. Soalnya, ayah gue itu suaranya kenceng banget, apalagi kalo manggil gue *ini gue nya aja yang budek*Hobi nyanyi. Doi sebenernya jago loh main alat musik dan nyanyi, tapi udah lama gak tersalurkan. Yah, paling kalo nyanyi masih bisa disalurkan lewat karaoke mbak Inul itu :3 Suka ngobrol dan…
Read more »Gue pengen cerita tentang Fakta dari Ibu gue. Ibu gue itu... Yandere, doi emang baik banget dan perhatian sama anak-anak nya. Tapi tau gak sih kalo doi suka banget gigitin sama nyubitin anak-anak nya. Bukan kanibal, tapi random. Sebagai contoh, saat ibu ngeliat anak kecil yang lucccuuu banget di jalan kan ibu gak mungkin tuh nyubit atau ngegigit anak itu di depan umum. Jadi Ibu gue tahan hasrat nya untuk nyubit atau ngegigit anak itu lalu dilampiaskan ke gue atau adek gue pas…
Read more »Sudah
tinggal hitungan hari menyambut hari yang paling ditunggu, untuk sebuah
pembaharuan di Negara ini. Pemilihan umum untuk presiden dan wakil presiden
Indonesia. Tahun ini sudah ada dua calon kuat yang bersaing untuk menduduki
kursi pemimpin tersebut.
Saya
adalah gadis berusia hampir 20 tahun dan memiliki hak pilih yang sah. Seharusnya,
pada pemilihan presiden dan wakil presiden nanti, menjadi pemilihan ke-4 yang
saya ikuti. Tapi jujur saja, saya pernah golput, bahkan s…
Sehubungan dengan Vicynisasi yang tengah mengkudeta globalisasi pada masa kini, saya berusaha untuk memperkenalkan my self layaknya him. Saya only girl yang memiliki keseharian yang randomnisasi dengan labilisasi ekonomi. Kontroversi hati saya terpengaruh dari sebuah kudeta statusiasi yang tak kunjung jelasisasi. This is my ungkapan yang penuh keteguhan hati dan keabsahan personalisasi sebagai jomblowati yang tak kunjung mendapatkan statusiasi yang jelasisasi. Kehidupan yan…
Read more »Langit mulai muram, awan-awan pekat itu mulai berusaha bergerak cepat menutupi awan putih yang sedari tadi membuat teduh bumi. Cahaya mentari mulai terhalang, awan pekat itu terus berjalan. Hawa dingin mulai menyergap, mengusir kehangatan bumi yang sejak tadi dibuat oleh bias-bias cahaya mentari. Ah, sepertinya sebentar lagi hujan. Pikirku. Benar saja, ketika sang langit sudah tertutup dengan sempurna oleh awan pekat, gemuruh serta kilat pun mulai unjuk gigi. Tak…
Read more »
Social Plugin